Krisis Yunani berawal dari akumulasi defisit anggaran yang setiap tahunnya rata-rata mencapai sebesar 6% dari PDB selama 30 tahun. Yunani nampaknya tidak menerapkan prinsip kehati-hatian (prudent) dalam kebijakan defisitnya, sehingga defisit anggaran mencapai dua kali lipat dari ketentuan Uni Eropa (UE) yang maksimum ditetapkan sebesar 3%. Sementara itu pasar obligasi di dalam negerinya yang masih sangat terbatas. Untuk itu Yunani menjual surat utang Negara (SUN)-nya kepada investor di Prancis, ...
Nominal Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2010 diperkirakan mencapai Rp 5.981,4 triliun dan pada 2014 mencapai level Rp 10.000 triliun. Peningkatan PDB nominal tersebut dimungkinkan karena perekonomian akan terus tumbuh rata-rata 6,3 hingga 6,8 persen per tahun hingga 2014. Sedangkan untuk 2014 diperkirakan pertumbuhannya mencapai 7-7,7 persen. Dengan capaian itu diharapkan pendapatan per kapita menjadi USD 4.500. Dengan meningkatnya tingkat PDB di atas, pemerintah sangat berharap ...
DAMPAK perubahan iklim (climate change) diperkirakan jauh lebih menakutkan dibandingkan dengan ancaman terorisme global. Kerusakan dunia akibat perubahan iklim akan sangat fatal pada beberapa dekade ke depan. Untuk itu, harus segera dilakukan pencegahan nyata. Pertemuan tingkat internasional sebagai langkah konkret pencegahan dampak perubahan iklim telah banyak dilakukan. Diharapkan berbagai hasil pertemuan tersebut akan menghasilkan action programme, bukan hanya deklarasi-deklarasi. Melihat ...
KEMUNCULAN kasus Gayus di tengah-tengah kasus Bank Century direspons beragam. Ada yang bersifat guyonan, sindiran, bahkan cercaan terhadap Direktorat Jenderal Pajak secara khusus dan pemerintah secara umum. Salah satu di antara bentuk respons itu dikemas dalam sebuah artikel berjudul Terima Kasih Gayus Tambunan yang diterbitkan dalam sebuah web lokal. Penulisnya menyindir, ''kita semua mesti berterima kasih pada pegawai pajak golongan IIIA ini. Gara-gara aksinya terbongkar, semua mata kini ...
Pandangan dan pendapat yang dikemukakan dalam artikel ini adalah dari penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi dari Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan, Republik Indonesia.
The views and opinions expressed in this article are those of the authors and do not necessarily reflect the official policy from Fiscal Policy Agency, Ministry of Finance, Republic of Indonesia.